Instagram – Apa itu Engagement Rate?

4
47

“Lebih dari 80% pelaku bisnis yang aktif di Instagram menganggap bahwa Engagement Rate merupakan parameter yang cukup penting”

Jika anda telah menggunakan effort yang banyak untuk menarik perhatian jutaan pengguna instagram, namun yang berhasil anda tarik untuk berinteraksi pada konten anda hanya sedikit, maka mungkin anda telah salah memilih audience. Ada dua alasan kenapa Engagement Rate adalah parameter yang penting pada Instagram yaitu menunjukkan ketepatan audiens yang dituju dan relevansi konten yang anda buat pada audiens tersebut.

 

Mengapa Instagram?

Tahun lalu pada medio pertengahan, Instagram telah mengumumkan bahwa mereka memiliki 1 milliar pengguna aktif, dan pada tahun ini mereka menargetkan untuk menginjak angka 2 milliar pengguna aktif. Rata-rata pengguna ini mengupload 95 juta photo dan video perharinya. Sedangkan Instagram story angkanya jauh lebih besar yaitu sekitar 400 juta perharinya, adapun jumlah klik pada  tombol like sebesar 4,2 milliar per harinya. Hal ini membuat Instagram menjadi platform yang sangat powerful baik bagi pengguna maupun para influencernya.

 

Apa itu Engagement?

Secara sederhana engagement rate adalah jumlah pengguna yang berinteraksi pada konten anda, biasanya terlihat dari jumlah like dan comment. Namun setelah Instagram meluncurkan fitur baru berupa IG Story dan IGTV, interaksi juga dapat dilihat dari jumlah viewers, share dan jumlah DM. Namun demikian untuk menghitung Engagement Rate tidaklah mudah, namun secara mudah Engagement Rate bisa dihitung dari jumlah (like+comment+repost dll) pada suatu postingan seseorang kemudian dibagi jumlah total followers, namun angka tersebut kita mengesampingkan jumlah “passive viewer” yaitu orang yang melihat postingan tersebut namun tidak bereaksi apa-apa (like atau komen).

 

Mengapa Engagement Rate Penting?

Engagement rate saat ini penting untuk diketahui karena parameter ini salah satunya menjadi pertimbangan bagi kita seorang pebisnis untuk memilih influencer mana yang tepat untuk diajak bekerja sama. Karena menganalisa engagement rate pada influencer juga memudahkan untuk menentukan strategi kedepannya, misal salah satunya untuk forcasting sales projection, forcasting audiens receiver dan masih banyak lagi. Selain itu menganalisa engagement rate pada influencer juga sebagai succes control campaign kita, misal apabila angka engagement rate kita tinggi pada influencer melebihi dari konten-konten sebelumnya (yang tidak termasuk campaign) maka bisa dipastikan bahwa campaign yang sedang kita lakukan berhasil, begitu pula sebaliknya.

 

Baca juga: 

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here