4 Hal Penting Dalam Memobilisasi Influencer pada Bisnis Anda

6
37
Influencer
Micro Infuencer vs Macro Influencer

Penting bagi para pebisnis untuk memahami tentang perspektif customer, apalagi saat anda ingin memahami beberapa pertanyaan misalnya “Kepada apa dan siapa customer atau prospek saya mencari pertimbangan saat mereka mau mengambil keputusan membeli sesuatu?”. Mencari tahu siapakah influencer terbesar dalam industri tersebut, dan mendapatkan kepercayaan dari influencer tersebut menjadi hal yang sangat penting dalam setiap kisah sukses pebisnis di era milineal ini.

Influencer has poweful impact on millineal industry

Dulu, kami pernah bekerja di industri perhotelan, kami menjual software hotel untuk hotel-hotel bintang tiga ke bawah. Menjual software hotel tidak semudah menjual software untuk keperluan lainnya, mulai dari handling objection setiap hotel yang unik hingga authority (decision maker) yang bertingkat dan sulit ditemui, banyak sekali dinamikanya. Hingga pada akhirnya kami bertemu dengan salah satu “sesepuh” PHRI  (Persatuan Hotel dan Resto Indonesia) yang ternyata menjadi influencer dalam hal ini. Jadi kami fokus untuk memberikan solusi padanya dan berusaha memenangkan hati dan pikirannya untuk mendapatkan referral dan iklan mulut ke mulut.

How influencer works. Yes, it takes time, but anything good takes time. Just be patient
How influencer works. Yes, it takes time, but anything good takes time. Just be patient

“Understand who influences your prospect most, then earn the trust of those influencers, Karen Peacock (COO Intercom)”

Baca Juga : 7 Hal Menakjubkan Yang Sosial Media Marketing Dapat Lakukan Untuk Bisnis Anda

Setelah anda menemukan “teman” yang sudah terpercaya dan terbukti menjadi influencers dalam industri tersebut, 4 hal penting dalam memobilisasi influencer pada bisnis anda adalah membantu dalam 4 hal, mereka harus paham, mereka harus menggunakan, mereka harus cinta dan mereka harus merekomendasikan (Know, Use, Love and Recomend)

  1. Know : Sudah bisa dipastikan influencer tidak akan bisa merekomendasikan produk kita apabila mereka tidak memahami produk kita, oleh karena itu penting bagi kita untuk memastikan influencer tersebut mengerti setiap fitur dan benefit yang kita tawarkan.
  2. Use: Untuk memastikan kepercayaan diri mereka maka sudah barang tentu mereka harus menggunakan produk kita dan paham setiap detilnya.
  3. Love: Untuk membuat mereka cinta terhadap produk kita adalah hal yang paling sulit dan menempati peran paling krusial. Hal yang perlu kita lakukan adalah memastikan mereka mendapatkan manfaat yang nyata dan memiliki alasan yang tepat untuk membagi pengalamannya pada produk kita pada orang lain. Selain itu hal ini juga berarti memberikan pengalaman yang melibatkan perasaan emosional sang influencer untuk merasa menjadi bagian dari produk atau bisnis kita.
  4. Recommend: Banyak cara yang dapat digunakan untuk memastikan influencer menjadi alat gaung perusahaan, misalnya referral program, afiliasi, reseller dan lain sebagainya. Namun yang paling penting adalah memastikan mereka mendapat benefit dari kegiatan mereka sebagai influencer.

Bisa dipastikan bahwa mengaktifkan influencer adalah bagian erat dari kepanjangan tangan public relations, efektifitas dari program yang berhubungan dengan influencer tentunya memiliki banyak manfaat untuk perusahaan, salah satunya minimize cost center untuk biaya iklan, biaya akuisisi dan biaya aktivasi.


Setyo Ajie
IG : 
@Kakjijun
IoT Enthusiast
22 Oktober 2019

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here